Search This Blog

Sunday, December 24, 2017

Masalah IP Conflict Windows

Pernah mengalami IP Conflict pada saat berinternet? Padahal sebelumnya lancar jaya. Lumayan membingungkan bukan? What in the world happened to? Berikut ini saya sharing info tips untuk troubleshoot IP Conflict:

Situasi-kondisinya begini...


Koneksi internet dengan IP otomatis (DHCP Enabled), jadi IP Address tentu saja sudah diatur oleh perangkat koneksi internetnya, tanpa perlu setting Manual IP Address. Tapi tiba-tiba dengan sikon itu, koneksi menjadi gagal lalu muncul windows message (notifikasi) bahwa terjadi "IP Address Conflict... Other computer use same IP... bla bla (inti pesannya begitu)".

Sebagai contoh kasus, perangkat yang ada tidak cuma perangkat standar tapi juga ada MikroTik RB750, LinkSys WRTGL, NanoStation M2, OS MS-Windows 7 Ultimate, mungkin kasus serupa terjadi tanpa perangkat-perangkat tersebut, tapi juga tetap dapat diterapkan tips berikut ini.

Mulai dengan buka windows Command Prompt:

Kalo belum tahu cara masuk Command Prompt, yaitu klik pada tombol START (biasanya berlogo Microsoft Windows), lalu ketik: cmd (alias Command Prompt yang disingkat) setelah muncul, ketik:

1) netsh interface ipv4 show inter

2) Lalu tekan Enter, maka muncul list/daftar tipe koneksi yang dimiliki oleh PC Desktop/Laptop kita.

3) Mana yang bermasalah? Jika yang bermasalah (yang dipakai) koneksi via WiFi, maka pilih Wireless Network Connection; perhatikan nomor IDX nya (pada kolom pertama)..! karena nomor IDX yang akan dipakai. Jadi, jika yang bermasalah koneksi via kabel LAN, pilihlah yang Local Area Connection (tentu nomor IDX nya juga beda).

4) Setelah pasti dipilih nomor IDXnya, ketik: netsh interface ipv4 set interface ## dadtransmit=0 store=persistent

5) Tanda pagar (hashtag) ## itu mewakili nomor IDX perangkat computer kita (bisa berbeda-beda tiap computer/user)

Berikut gambar contohnya (screenshoot):
IP conflict 01 (yanz4ever.com)
Contoh gambar diatas adalah user yang memakai koneksi via WiFi, jadi IDX yang dipilih adalah 12. Selesai disitu, Close jendela Command Prompt tersebut (bisa tutup dengan tanda silang pojok kanan atas seperti biasa atau ketik: exit).

6) Belum selesai sampai disitu, kita buka Microsoft Services (klik tombol Start Windows) ketik: services.msc
IP conflict 02 (yanz4ever.com)
7) Cari pada daftar services.msc (kalau diterjemahkan itu adalah Services.MicrosoftService) tersebut, DHCP Client.
IP conflict 03 (yanz4ever.com)
8) Double-click pada DHCP Client tersebut, lalu gulung pilihan Startup Style-nya, pilih Disabled. (opsi Service Status biarkan saja; otomatis akan di Stop nantinya).
IP conflict 04 (yanz4ever.com)
9) selesai, klik Apply dan OK lalu Close (tutup) jendela Services tersebut.

10) Lakukan Restart Windows.

11) Done..!!!

Jika ternyata masih belum bisa konek juga ke internet, maka tugas kita adalah setting manual IP Address tiap user, ya harap dimaklumi saja, SOP-nya begitu :)

*Tambahan tips: enaknya setting manual, pada DNS pilih nominal Preferred DNS Server & Alternate DNS Server kepunyaan Mbah Google yaitu: Pref DNS: 8.8.8.8 dan Alt DNS: 8.8.4.4 (Google Public/Open DNS) karena cenderung lebih cepat & stabil + biasanya tidak memblokir situs apapun alias always welcome :)